Penerima Beasiswa Kamajaya : Rifandi Febrianto

NAMA

RIFANDI FEBRIANTO

FOTO

TANGGAL LAHIR

20 Februari 1996

KOTA ASAL

Palangka Raya

STUDI

Fakultas Teknik UAJY Prodi Arsitektur semester 9 (September 2018)

CUTI KULIAH UNTUK BEKERJA DEMI MEMBAYAR UANG KULIAH

Saat diskusi kelompok mata kuliah studio arsitektur, di kampus 2 UAJY.

Nama saya Rifandi Febrianto, lahir di Muara Teweh 20 Februari 1996. Saya adalah anak pertama dari dua bersaudara. Saya memiliki seorang adik perempuan yang kini duduk di kelas 3 SMA dan bersekolah di Palangka Raya. Pada tahun 2001 saya memulai dunia pendidikan di TK Harapan Bunda Palangka Raya, melanjutkan tingkat Sekolah Dasar (SD) di SDN 8 Menteng. Saya melanjutkan pendidikan di SMPN 8 Palangka Raya, kemudian dilanjutkan ke SMKN 1 Palangka Raya. Sejak tingkat SD hingga SMK saya cukup aktif di bidang ekstra-kulikuler seperti sepak bola, Pramuka dan perlombaan 17 Agustus, contohnya seperti gerak jalan.

Pada tahun 2011, Ibu dan Ayah bercerai. Semenjak bercerai sampai sekarang, saya dan adik saya tinggal bersama Ibu. Ibu hanyalah seorang koster gereja dan pekerja serabutan yang penghasilannya mungkin sangat pas-pasan untuk kebutuhan kami sehari-hari. Meskipun ayah tetap bertanggung jawab dengan biaya hidup saya dan adik, namun terkadang justru lambat serta sangat kurang sehingga saya sering berhutang kepada teman saya.

Saat diskusi kelompok mata kuliah studio arsitektur, di kampus 2 UAJY.

Setelah lulus SMK, ayah saya meminta untuk berkuliah di Palangka Raya. Namun Ibu meminta saya untuk memperjuangkan cita-cita saya, sehingga saya harus berani menggambil keputusan demi masa depan saya. Saya kemudian merantau ke Yogyakarta dan kini kuliah di Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Ibu saya juga sering memotivasi saya untuk tidak patah semangat serta terus bersemangat untuk meraih cita-cita. Saya ingin membuktikan bahwa anak dengan latar belakang broken home juga pantas untuk meraih kesuksesan.

Saya tidak pernah membebani Ibu saya untuk biaya kuliah. Terkadang jika ayah terlambat mengirimkan uang, saya terpaksa berhutang kepada teman. Hal ini kemudian mendorong saya berpikir untuk dapat menghasilkan uang sembari kuliah. Pada tahun 2016, tepatnya pada saat saya duduk di semester lima, komunikasi saya dengan ayah sempat hilang sehingga saya harus menunggak pembayaran SPP tetap, dan hal ini membuat saya mengambil keputusan untuk cuti kuliah selama satu semester. Saya bekerja sebagai kitchen crew di salah satu rumah makan selama cuti kuliah, kurang lebih selama 1 tahun sampai pertengahan tahun 2017. Setelah itu saya berhenti bekerja dan melanjutkan kuliah. Dalam rentang sepanjang tahun 2017 inilah saya banyak aktif mengikuti lomba desain nasional dan membawa nama Universitas Atma Jaya Yogyakarta semakin berprestasi, sehingga saya banyak mendapat apresiasi dari pimpinan program studi dan fakultas. Apresiasi yang saya dapatkan berupa beasiswa bebas SPP Tetap yang sangat membantu saya untuk membayar uang kuliah yang telah menunggak sebelumnya.

Gambar kiri, saat menjadi finalis kompetisi rumah panggung nusantara di Palembang. Gambar kanan, saat menjadi juara 2 kompetisi rumah apung nusantara di Jakarta.

Meskipun saya tidak menjadi angota himpunan maupun organisasi kampus, saya cukup aktif mengikuti beberapa kepanitiaan acara yang berbeda-beda. Dengan begitu saya dapat belajar banyak, beradaptasi dengan beragam watak, karakter, dan latar belakang budaya yang berbeda sehingga saya akan lebih mengenal setiap beragam individu yang tentunya akan menambah wawasan saya.

Saat event malam keakraban mahasiswa arsitektur UAJY bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia tepat di tanggal 17 agustus di Kali Kuning, Kaliurang.

Hobi saya adalah olahraga dan traveling. Beberapa perjalanan saya di berbagai kota-kota di pulau Jawa banyak menambah wawasan serta meningkatkan wacana arsitektur yang sedang saya pelajari. Saya juga cukup aktif mengikuti lomba desain nasional di beberapa kota dan saya banyak dibantu untuk akomadasi selama mengikuti lomba oleh teman-teman mahasiswa. Bagi saya sebagai seorang mahasiswa arsitektur, kompetisi merupakan ajang bertukar pikiran dan memperluas jaringan pertemanan yang tentunya dapat memperluas wawasan saya menjadi lebih baik kedepannya.

No Comments

Post A Comment