Penerima Beasiswa Kamajaya : Nathasya Hillary

NAMA

NATHASYA HILLARY

FOTO

TANGGAL LAHIR

5 Juni 1994

KOTA ASAL

Poso

STUDI

Fakultas Ekonomi UAJY Prodi Manajemen semester 11 (September 2018)

SAYA BERJUANG UNTUK MASA DEPAN

Nama saya Nathasya Hillary. Saya lahir di Poso Sulawesi Tengah pada tanggal 5 Juni 1994. Saya adalah mahasiswi angkatan 2012 dari Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen di Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Saat ini, saya tinggal di kost Jalan Iromejan No 19A, Yogyakarta. Selama 6 tahun saya di Yogyakarta, saya selalu berpindah-pindah tempat tinggal sebanyak 4 kali. Dan kost yang sekarang saya sudah tinggal selama 5 bulan. Sementara saat ini, bapak saya tinggal di Tanjung Pinang dan ibu saya tinggal di Poso bersama kedua adik kandung saya.

Saya lahir dan dibesarkan di Poso hingga usia 5 tahun, kemudian saat krisis moneter tahun 1999 saya dibawa oleh kedua orang tua saya pindah ke Pematang Siantar, Sumatera Utara. Saat itu, adik kedua saya sudah lahir ketika kami pindah ke Pematang Siantar. Tahun demi tahun berlalu, hampir setiap hari saya diisi oleh pertengkaran kedua orang tua saya dan itu selalu di depan saya dan adik saya yang pertama.

Kesibukan di Perpustakaan UAJY.

Sampai di usia saya 10 tahun, ibu saya sudah tidak tahan dengan perlakuan bapak saya dan mengambil langkah untuk berpisah dengan bapak saya dengan kondisi adik kedua saya sudah lahir dan baru berusia 4 bulan. Tanpa berlama-lama, saat di mana bapak saya sedang keluar kota saat itu juga ibu saya membawa kami bertiga menuju bandara yang berada di Medan dan saat itu awal tahun 2005. Sampai di Poso, ibu saya memulai hidup baru mengurus 3 anak dibantu oleh ibunya atau oma saya. Ibu saya memulai usaha rumah makan masakan khas Manado dan itu berjalan selama 9 tahun. Saat saya dan kedua adik saya tinggal bersama ibu saya, semua biaya kami sepenuhnya ditanggung oleh Ibu. Ibu orang yang paling tangguh yang saya kenal dalam hidup saya. Bapak saya sama sekali tidak pernah membiayai sekolah kami ketika ibu dan bapak saya berpisah.

Sampai saat ini, ibu dan bapak saya tidak resmi bercerai tetapi hanya berpisah. Bapak saya sudah menikah lagi dan memiliki 2 anak dari istri kedua. Sementara ibu saya tidak menikah lagi dan sedang sakit gangguan syaraf di Poso. Karena ibu saya sakit, usaha rumah makan tidak lagi berjalan dan sudah tutup. Saat ini, ibu saya benar-benar tidak kerja dan tidak berpenghasilan sama sekali. Biaya sehari-hari ibu dan adik-adik saya saat ini berasal dari gaji pensiunan oma yang minim, hasil usaha warung kelontong oma berupa beras, bensin, dan lain-lain, serta saya biasa membantu dengan mengirim sebagian dari gaji yang saya dapatkan.

Bersama dengan tim dalam acara ulang tahun KAMAJAYA tahun 2015.

Keadaan ekonomi keluarga saya tidak stabil mulai dari tahun 2013, sehingga mengharuskan saya untuk mencari penghasilan sendiri. Saya pernah berjualan puding yang saya buat sendiri di kost dan dijual ke teman-teman, saya menyetor kue pasar di kantin dan setiap ada waktu senggang antara kesibukan kuliah, saya menjual kue ke teman-teman di Kampus Fakultas Ekonomi. Saya juga pernah berjualan baju yang saya beli di Tanah Abang dan kemudian saya jual ke teman-teman. Sekarang, saya sedang mengembangkan bisnis kaos saya. Saya amat senang berjualan dan tidak ada sedikitpun malu untuk menawarkan barang apapun yang saya jual ke orang lain. Prinsip hidup saya, saya tidak pernah malu ketika saya sedang miskin.

Bersama teman-teman kelas dalam event Lomba Fotografi (tugas kuliah Kewirausahaan) di Tembi.

Dari tahun 2016 saya tidak pernah lagi dibiayai oleh ibu saya sehingga saya memutuskan untuk bekerja hingga sekarang. Jadi, semua biaya sehari-hari saya dari gaji saya, bahkan dari gaji tersebut harus saya bagi untuk perpuluhan, makan, kost, transportasi, belanja kebutuhan bulanan, dan mengirim sedikit buat tambahan oma saya. Mau penghasilan saya berapun per bulan yang saya utamakan saya harus bayar perpuluhan di gereja.

Selama saya kuliah saya tidak pernah sama sekali mengikuti himpunan atau kegiatan organisasi di kampus. Karena dari awal kuliah saya sudah mengikuti kegiatan gereja saya. Saya sudah menjabat sebagai koordinator greeter/penerima tamu di gereja saya. Jadi saya tidak mau terlalu banyak mengikuti kegiatan karena takut fokus saya terbagi banyak. Tetapi saat ini saya lagi fokus untuk selesaikan skripsi S1 saya. Perpustakaan merupakan tempat yang amat membantu saya untuk mencari referensi.

Pembagian bibit cabe dan sawi kepada ibu-ibu seusai arisan di Ngaliyan, Samigaluh.

Kegiatan yang pernah saya ikuti adalah saya pernah menjadi panitia saat ulang tahun KAMAJAYA (Keluarga Alumni Universitas Atma Jaya Yogyakarta) tahun 2015 yang ketuanya adalah Ibu J. Ellyawati. Saat itu saya menjabat sebagai seksi perlengkapan dan administrasi. Saya sangat senang mengikuti kegiatan ini karena meskipun tugas saya bukan di panggung, tetapi saya bisa melayani orang lain. Saya senang membantu dan bekerja sama dengan orang lain dalam tim. Kegiatan lain yang pernah saya ikuti adalah menjadi event organizer (Lomba Fotografi) bersama teman-teman kelas saya sehubungan dengan mata kuliah Kewirausahaan di Daerah Tembi, Bantul (Tahun 2015).

Terakhir di Juli 2016 saya melakukan KKN di Ngaliyan, Samigaluh. Ini merupakan pengalaman yang tidak pernah terlupakan bagi saya. Dalam KKN banyak hal yang bisa saya pelajari dan syukuri. Betapa baiknya Tuhan yang selalu mempertemukan saya dengan orang-orang baik yang mengajarkan saya banyak hal.

No Comments

Post A Comment